MINGGU, 23 JUNI 2019

SEMARANG¬†– Ketua Asprov PSSI Jateng, Edi Sayudi menegaskan komitmennya untuk menggelar kompetisi yang bersih dan fair play. Hal itu dia tegaskan dihadapan manajer, ketua panpel dan admin 19 klub Liga 3 Jateng 2019 saat membuka Workshop dan Managers Meeting di Hotel Candi Indah, Semarang, Sabtu (22/6).”Saya sudah ingatkan wasit dan PP (match comm) untuk fairplay. Sekarang saya minta ke klub, jangan tawari wasit untuk tidak fair play,” katanya.Edi mengakui, Jawa Tengah baru saja dihempas badai yang sangat hebat dalam sejarah kompetisinya. Oleh karenanya, ia berkomitmen untuk menegakkan kompetisi yang jujur dan fairplay.
Workshop dan Managers Meeting Liga 3 Jateng sendiri diikuti sebanyak 57 personil yang terdiri dari perwakilan manajer, panpel dan admin 19 klub peserta. Mereka menerima penjelasan seputar regulasi, pencatatan administrasi klub, dan pemaparan amandemen 6 peraturan baru FIFA.Komite wasit PSSI Jateng Alil Rinenggo menegaskan, pemaparan amandemen peraturan permainan ini diberikan diharapkan nantinya tidak terjadi salah paham terhadap setiap keputusan wasit di lapangan.”Saya sudah tegaskan ke perangkat pertandingan kami, bahwa kita berkomitmen untuk menggelar pertandingan bersih dan fairplay. Oleh karenanya saya juga meminta ke klub untuk melakukan hal yang sama. Saya orang Polda, kami kalau ada yang coba-coba mengatur pertandingan,” tegas perwira berpangkat Kompol ini.


Operator Agus Hanifudin tengah memberikan materi IT dan input
administrasi klub kepada admin klub.

Komite Wasit Asprov PSSI Jateng, Alil Rinenggo menerangkan
Amandemen 6 peraturan permainan FIFA

Sekretaris Asprov PSSI Jateng Purwidyastanto menutup acara

 

admin
February 3, 2020